Menu
kabarpetang media

Terekam Perlakuan Irwan Mussry pada Ayah dan Ibu Maia Estianty Kala Liburan, Al Ghazali Jadi Saksi

  • Share

Pengusaha Irwan Mussry mengajak keluarga musisi Maia Estianty liburan keliling kepulauan Seribu, Jakarta.

Saat itu, juga ayah dan ibu Maia Estianty serta Al Ghazali dalam rombongan untuk naik kapal feri.

Dalam liburan itu terlihat perlakuan Irwan Mussry pada mertuanya saat bersama.

Hal ini terekam dalam vlog dikanal YouTube Maia AlElDul TV yang tayang 23 Oktober 2021.

Diketahui, setelah liburan dari Amerika Serikat dan melakukan karantina, pasangan romantis Irwan Mussry dan Maia Estiany mengajak keluarga untuk berkeliling pulau seribu gunakan kapal feri.

Kala itu, Irwan Mussry mengajak sang mertua untuk berkeliling dan makan-makan di pulau Seribu.

Orangtua Maia Estianty itu terlihat bahagia menikmati perjalanan mereka.

Saat melihat keluarga besarnya, Irwan Mussryu menyalami satu persatu dengan tangan terkepal untuk menghindari Covid-19.

Bahkan, anak kecil pun tetap disalami Irwan Mussry sembari menebar senyum lebar.

Namun berbeda ketika bertemu ayah Maia Estianty, Irwan Mussry langsung mencium tangannya.

Kemudian, keduanya cipika cipika dengan raut wajah bahagia.

Melihat itu, ayah Maia pun terlihat semringah sembari menepuk bangga punggung Irwan Mussry.

“Suasana kapalnya kaya gini ngajakin bapak ibu jalan-jalan,” tutur Maia Estianty.

Maia Estianty mengungkapkan jika baru kali ini ia bisa bertemu kembali dengan orangtuanya setelah 2 kali lebaran tidak berkumpul bersama karena pandemi.

Terkenal dengan sosok yang tegas, beberapa tingkah lucu Irwan Mussry pun beberapa kali tertangkap kamera.

Bahkan perhatiannya pada Al Ghazali juga ditunjukkan, saat putra sulung Maia Estianty itu tertidur disofa.

“It’s ok son, go to the room (tidak apa-apa nak, pergilah ke kamar),” ujar Irwan meminta Al untuk beristirahat di kamar.

Tak hanya berkeliling, Irwan Mussry dan Maia Estianty mengajak keluarga mereka untuk bersantap di salah satu pulau.

Bahkan saat memesan, Irwan Mussry berceletuk membuat pelayan tertawa saat sedang menulis pesanan mereka.

Ia menyebut Maia Estianty dengan sebutan bos, tak pelak membuat semua orang bahkan pelayan tertawa.

“Bos, yaa bos yang order,” katanya sambil tertawa.

Usai makan mereka pun lanjut berkeliling di sekitar pulau melihat matahari terbenam, tampak Irwan Mussry dan ayah dari Maia Estianty duduk santai menikmati angin laut.

Simak video selengkapnya: Klik

5 Adab Menantu Terhadap Mertua menurut Ajaran Agama Islam

Setelah berumah tangga, maka kita pun perlu menjalin silaturahmi dengan keluarga serta orangtua pasangan. Silaturahmi ini perlu dijaga dengan baik agar tidak terputus.

Selain itu, perlu diingat bahwa kedudukan mertua dalam agama Islam sama dengan orangtua kita sendiri, sehingga tetap perlu dimuliakan dan dihormati.

Oleh karena itu, ada beberapa adab baik yang mesti dilakukan menantu kepada mertuanya. Jangan sampai hubungan jadi runyam dan kurang harmonis, ya!

Berikut telah merangkum seputar adab menantu kepada mertua dalam ajaran agama Islam.

Usahakan tak perlu sungkan dan membuat mertua merasa nyaman dengan kita, ya!

1. Harus memperlakukan mertua seperti orangtua kita sendiri

Seperti dilansir dari Sahabat Yatim, kita mesti baik dalam memperlakukan mertua kita. Pasalnya, mertua sangat berjasa karena sudah merawat pasangan kita hingga saat ini.

Dari kecil dan tumbuh dewasa hingga akhirnya menjadi istri atau suami yang kita nikahi merupakan sebuah proses panjang serta berjasa dalam kehidupan pasangan kita.

Walau bukan orangtua sedarah, namun kita mesti memperlakukan kedua mertua kita layaknya orangtua kita sendiri, ya

Maka dari itu, perlu sekali beradaptasi serta proses yang mesti ditempuh oleh setiap pasangan suami istri. Ini mulai dari kebiasaan serta perlakuan yang perlu ada adaptasi ketika ingin menjalin hubungan baik dengan mertua.

2. Selalu bersikap baik dan tidak kasar

Sebagai seorang anak sekaligus menantu, kita mesti memperlihatkan sikap lembut dan tidak berkata kasar pula kepada orangtua kita.

Hal tersebut selaras dalam Surat Al-Isra ayat 23 yang berbunyi: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”

3. Mendekatkan anak-anak dengan kakek dan neneknya

Membangun silaturahmi yang erat dengan mertua juga sebuah kewajiban kita sebagai menantu, salah satu caranya dengan mendekatkan anak-anak kepada kakek dan neneknya.

Melihat cucu yang dekat dengan orangtua pasangan memang membahagiakan. Selain itu, jangan sampai memutus tali silaturahmi antara anak-anak dengan kakek dan neneknya, karena termasuk dosa besar.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Muhammad ayat 22; “Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?”

4. Memberi rezeki kepada mertua

Perlu diketahui, setelah berkeluarga kita biasanya hanya menafkahi kebutuhan istri dan keluarga kita saja. Bagaimana dengan mertua?

Seperti dikutip dari Konsultasi Syariah, mertua wajib dinafkahi oleh anak-anaknya. Seorang istri bisa menafkahi orangtuanya lewat harta pribadi yang lebih dari cukup, maka wajib baginya menafkahi, karena sebagai bukti berbakti kepada orangtua.

Hal tersebut selaras dengan perkataan Ibnul Mundzir berikut ini: “Telah sepakat ahli ilmu bahwa nafkah kedua orangtua yang fakir yang tidak memiliki penghasilan dan tidak memiliki harta adalah sebuah kewajiban pada harta seorang anak.”

Itu tandanya, pemberian nafkah bisa dilakukan oleh suami atau istri, asalkan menyangkut kebutuhan pokok.

Pasangan suami istri bisa berkolaborasi atau menyisihkan kebutuhannya untuk diberikan kepada orangtuanya, adik-adik ataupun saudara yang membutuhkan.

5. Memberikan doa terbaik kepada orangtua kita

Selama orangtua kita dan pasangan masih hidup, wajib bagi kita untuk terus mendoakan yang terbaik, Mulai dari mendoakan kesehatan, rezeki dan umur yang berkah.

Jika mertua kita sudah meninggal, ini tidak akan mengubah niat tulus kita untuk berbakti tentunya, sempatkan mendoakan setelah selesai salat.

Sumber: banjarmasin.tribunnews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.