Menu
kabarpetang media

Perubahan Drastis Mantan Artis Seksi di Film Warkop DKI, Jual Seluruh Harta dan Pilih Dagang Lontong

  • Share

Perubahan drastis mantan artis seksi yang pernah main di Warkop DKI kini jauh dari sorotan kamera.

Sosok mantan artis seksi itu adalah Eva Arnaz yang kini telah berganti nama menjadi Siti Syarifah.

Eva Arnaz berubah drastis sejak suaminya “hilang” dalam tragedi aktivis tahun 1998 dan setelah pulang dari Tanah Suci.

Dulu Eva Arnaz turut jadi bagian dari Warkop DKI dan membintangi lebih dari lima judul film.

Beberapa seri Warkop DKI itu antara lain Manusia 6 Juta Dollar, Tahu Diri Dong, Pokoknya Beres, Sabar Dulu Dong, Lupa Aturan Main, Maju Kena Mundur Kena, Depan Bisa Belakang Bisa, Pintar Pintar Bodoh dan Atas Boleh Bawah Boleh.

Dalam film-film Warkop ini, Eva Arnaz lebih dikenal karena keseksian tubuhnya yang memang menjadi salah satu daya tarik film-film Warkop saat itu.

“Hilangnya” Suami dan Jual Seluruh Harta

Eva Arnaz memutuskan menjual seluruh aset dan meninggalkan dunia entertainment dipicu dari kasus hilangnya sang suami saat menjadi aktivis di tahun 1998 silam.

Eva Arnaz sendiri tercatata sudah lima kali menikah.

Suami keempatnya, Deddy Omar Hamdun atau yang dikenal sebagai Deddy Hamdun “menghilang” dalam rangkaian skandal penculikan aktivis 1997/1998.

Dikutip dari Jurnal Referensi Elsam yang berjudul “Penculikan dan Penghilangan Paksa”, Deddy Hamdun merupakan aktivis fraksi PPP yang aktif dalam dalam aksi-aksi Mega Bintang Rakyat menjelang Pemilu 1997.

Deddy Omar Hamdun, suami keempat Eva Arnaz

Deddy Hamdun dilaporkan hilang sejak 29 Mei 1997, bersama dengan Noval Alkatiri (pengusaha) dan Ismail (supir Noval Alkatiri).

Diduga Deddy Hamdun diculik karena aktivitasnya mendukung kampanye PPP dalam Pemilu 1997.

Menurut keterangan aktivis Pius Lustrilanang yang mendapat cerita dari dua aktivis lainnya, Yani Afri dan Sonny, Deddy Hamdun juga pernah disekap di tempat yang sama dengan mereka.

Noval Alkatiri adalah seorang Direktur PT Sangkuriang Tour and Travel dan PT Rahama Pratama.

Noval Alkatiri diculik pada tanggal 29 Mei 1997, bersama dengan Deddy Hamdun dan Ismail.

Mereka diculik setelah menjemput Deddy Hamdun di Rumah Sakit Bunda.

Bahkan hingga kini nama Deddy Omar Hamdun masih menghilang, berdasarkan Wikipedia “Daftar Orang Hilang di Indonesia” pada Orde Baru.

Jualan Lontong Sayur

Semenjak itulah Eva Arnaz mulai berubah dan menjual semua harta sepeninggal suami keempatnya itu.

Memutuskan berjualan lontong sayur dan membuka butik, Eva Arnaz bahkan memutuskan mengganti nama menjadi Siti Syarifah.

Rupanya sesaat setelah kehilangan suaminya, Eva Arnaz pun bertandang ke Tanah Suci.

Di sanalah semua pergolakan hatinya dimulai hingga Eva Arnaz mantap berhijrah sepulangnya ke Tanah Air.

Dilansir dari Tribunnews pada April 2017, Eva Arnaz mengaku batinnya tidak tenang karena dikenal sebagai artis panas.

Sosok Eva Arnaz pernah disebut sebagai Ratu Film Panas pada dekade 80 an

Eva Arnaz pun memutuskan untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan.

Aktris kelahiran Bukittinggi itu juga mulai berusaha membersihkan harta-harta yang selama ini berhasil ia kumpulkan selama menjadi artis.

Eva Arnaz lebih memilih menjual semua hartanya seperti rumah, mobil, dan banyak lainnya.

Lepas Image Seksi

Sejak tahun 2000 silam, Eva Arnaz memutuskan untuk melepaskan image seksinya dan mulai berhijab.

Bahkan, Eva Arnaz sudah lama menarik diri dari panggung hiburan Tanah Air.

Aktivitas Eva Arnaz yang memilih banyak datang ke pengajian dan berdagang lontong sayur serta punya butik sendiri sempat terlihat di Instagram artis senior Astri Ivo yang memajang fotonya bersama Eva.

‘Al Fadhila #majelistaklim #belajarfiqih #mariamtravels #evaarnaz @meidianahutomo Wardrobe Darabirra @humairasyaricenter,’ tulis Astri Ivo dalam laman Instagramnya, beberapa waktu lalu.

Penampilan terbaru Eva Arnaz (kiri) bersama Marissa Haque (kanan)

Dalam foto tersebut, terlihat Eva Arnaz mengenakan pakaian muslim berwarna hitam, lengkap dengan hijab panjang berwarna senada.

Sementara itu, pada 2012 lalu, Eva Arnaz sendiri mengaku sudah mengganti namanya menjadi Siti Syarifah.

Hal ini ia lakukan demi menanggalkan image seksi yang begitu melekat dalam nama Eva Arnaz, yang puluhan tahun tersemat padanya.

Sepak Terjang Sebagai Artis

Eva Yanthi Arnaz atau lebih dikenal dengan Eva Arnaz merupakan aktris kelahiran Bukittinggi, Sumatra Barat.

Lahir 14 Juli 1957, Eva Arnaz mendapat julukan bomseks karena banyak membintangi film- film bertema erotis.

Terkenal sejak pertengahan 1970-an dan era 80an, Eva Arnaz mengawali karier sebagai juara 2 None Jakarta tahun 1976.

Eva Arnaz telah membintangi lebih dari 50 film dan sempat membintangi sebuah sinetron Rosanna produksi Multivision Plus pada tahun 1996.

Debut filmya adalah Duo Kribo (1978) arahan Eduard Pesta Sirait dan Eva berpasangan dengan Achmad Albar.

Mengutip Wikipedia, nama Eva Arnaz melejit berkat film Intan Perawan Kubu karena keberaniannya bertelanjang dada.

Dari situlah Eva Arnaz mendapat julukan bintang bom seks.

Film-film Eva Arnaz berikutnya sebagian besar merupakan film yang penuh adegan seks atau adegan kekerasan seperti Serbuan Halilintar, Membakar Matahari, Lima Cewek Jagoan, Gadis Bionik, Perempuan Bergairah, Kupu-Kupu Beracun.

Ada juga film Warok Singo Kobra, Cewek Jagoan Beraksi Kembali, Midah Perawan Buronan, Jaka Sembung, Bergola Ijo, Buah Terlarang, Terjebak Dalam Dosa, Montir-Montir Cantik, Gadis di Atas Roda, Pasukan Berani Mati, dan sebagainya.

Sayang, karena sosok Eva Arnaz yang terlalu lekat dengan peran-peran seks dan laga, banyak yang lupa bahwa Eva juga pernah membintangi film-film romantis.

Film romantis itu antara lain, Sakura Dalam Pelukan berpasangan dengan pebulu tangkis Liem Swie King dan Lembah Duka (sebagai mama-san), film penguras air mata yang mendapat pujian waktu itu.

Selain itu Eva Arnaz juga main di film komedi bersama Warkop seperti yang telah dibahas di atas.

Untuk komedi non-Warkop Eva Arnaz juga sempat terlibat dalam film garapan Nya Abbas Acup, Cintaku di Rumah Susun film yang masuk unggulan FFI waktu itu.

Eva Arnaz juga main dalam film Barang Titipan dan Antri Dong yang berhasil membantah anggapan orang jika kelebihan Eva di film hanya karena keberaniannya dalam peran buka-bukaan.

Beralih ke sinetron

Saat dunia perfilman meredup, Eva Arnaz pun beralih ke sinetron berjudul Rosanna (1996).

Aktingnya di sinetron ini menjadi kiprah terakhir Eva Arnaz dalam dunia seni peran.

(Suar|Aditya Eriza)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.